01
Gambar pembuka
Kenalkan tokoh, tempat, dan benda berulang lewat rutinitas yang terlihat; akhiri dengan detail yang tidak cocok.
Pembuat buku komik
Masukkan tokoh utama, tujuan, serta konflik yang berbiaya. Ruang kerja membagi cerita menjadi 8, 12, 16, atau 24 halaman isi, lengkap dengan tugas halaman, arah thumbnail, dan kaitan ke balikan berikutnya.
Ini alat editorial deterministik, bukan model penulis tersembunyi atau komik jadi. Ganti bahasa struktur dengan tindakan, benda, dan lokasi yang khas dari ceritamu.
Kerangka produksi
Setiap kartu mewakili satu halaman, bukan panel. Tinjau tugas, arah thumbnail, dan tekanan balikan.
Setiap kartu mewakili satu halaman, bukan panel. Tinjau tugas, arah thumbnail, dan tekanan balikan.
Hasilnya rencana editorial per halaman dan daftar kontinuitas, bukan klaim bahwa komik sudah selesai.
Hasil
Padat / Pendek / Pendek diperluas / Bab
Privasi
Ekspor berupa dokumen rencana yang dapat diedit, tanpa gambar akhir, lettering, setelan cetak, atau izin hak.
Ekspor
Unduh .md · Unduh .txt
Pembuat buku komik

Kenalkan tokoh, tempat, dan benda berulang lewat rutinitas yang terlihat; akhiri dengan detail yang tidak cocok. Balikan halaman mengajukan, mengubah, atau menjawab pertanyaan; tidak semuanya harus menjadi cliffhanger.
Letakkan masalah di tangan tokoh sebagai bukti, kerugian, atau permintaan mendesak dan tutup jalan termudah untuk mengabaikannya. Uji urutan baca, nilai gelap-terang, ruang balon, dan arah gerak pada thumbnail sebelum merinci gambar.
Beri setiap halaman satu tugas utama; bila dua halaman mengulang, ubah pengetahuan, kepemilikan, waktu, atau hubungan. Simpan master editorial dalam urutan baca; imposisi mengikuti spesifikasi percetakan, jilid, dan kertas setelahnya.
Pembuat buku komik

Letakkan masalah di tangan tokoh sebagai bukti, kerugian, atau permintaan mendesak dan tutup jalan termudah untuk mengabaikannya. Catat pakaian, luka, benda, cuaca, lokasi, pengetahuan, dan hubungan sebagai keadaan, bukan sekadar ingatan.
Beri setiap halaman satu tugas utama; bila dua halaman mengulang, ubah pengetahuan, kepemilikan, waktu, atau hubungan. Simpan master editorial dalam urutan baca; imposisi mengikuti spesifikasi percetakan, jilid, dan kertas setelahnya.
Balikan halaman mengajukan, mengubah, atau menjawab pertanyaan; tidak semuanya harus menjadi cliffhanger. Periksa gambar, lettering, aksesibilitas, fakta, izin, dan pracetak secara terpisah serta catat hal yang belum tuntas.
Pembuat buku komik

Beri setiap halaman satu tugas utama; bila dua halaman mengulang, ubah pengetahuan, kepemilikan, waktu, atau hubungan. Uji urutan baca, nilai gelap-terang, ruang balon, dan arah gerak pada thumbnail sebelum merinci gambar.
Balikan halaman mengajukan, mengubah, atau menjawab pertanyaan; tidak semuanya harus menjadi cliffhanger. Periksa gambar, lettering, aksesibilitas, fakta, izin, dan pracetak secara terpisah serta catat hal yang belum tuntas.
Catat pakaian, luka, benda, cuaca, lokasi, pengetahuan, dan hubungan sebagai keadaan, bukan sekadar ingatan. Kenalkan tokoh, tempat, dan benda berulang lewat rutinitas yang terlihat; akhiri dengan detail yang tidak cocok.
Pembuat buku komik
Balikan halaman mengajukan, mengubah, atau menjawab pertanyaan; tidak semuanya harus menjadi cliffhanger. Simpan master editorial dalam urutan baca; imposisi mengikuti spesifikasi percetakan, jilid, dan kertas setelahnya.
Catat pakaian, luka, benda, cuaca, lokasi, pengetahuan, dan hubungan sebagai keadaan, bukan sekadar ingatan. Kenalkan tokoh, tempat, dan benda berulang lewat rutinitas yang terlihat; akhiri dengan detail yang tidak cocok.
Uji urutan baca, nilai gelap-terang, ruang balon, dan arah gerak pada thumbnail sebelum merinci gambar. Letakkan masalah di tangan tokoh sebagai bukti, kerugian, atau permintaan mendesak dan tutup jalan termudah untuk mengabaikannya.
Pembuat buku komik
Catat pakaian, luka, benda, cuaca, lokasi, pengetahuan, dan hubungan sebagai keadaan, bukan sekadar ingatan. Periksa gambar, lettering, aksesibilitas, fakta, izin, dan pracetak secara terpisah serta catat hal yang belum tuntas.
Uji urutan baca, nilai gelap-terang, ruang balon, dan arah gerak pada thumbnail sebelum merinci gambar. Letakkan masalah di tangan tokoh sebagai bukti, kerugian, atau permintaan mendesak dan tutup jalan termudah untuk mengabaikannya.
Simpan master editorial dalam urutan baca; imposisi mengikuti spesifikasi percetakan, jilid, dan kertas setelahnya. Beri setiap halaman satu tugas utama; bila dua halaman mengulang, ubah pengetahuan, kepemilikan, waktu, atau hubungan.
Pembuat buku komik
Uji urutan baca, nilai gelap-terang, ruang balon, dan arah gerak pada thumbnail sebelum merinci gambar. Kenalkan tokoh, tempat, dan benda berulang lewat rutinitas yang terlihat; akhiri dengan detail yang tidak cocok.
Simpan master editorial dalam urutan baca; imposisi mengikuti spesifikasi percetakan, jilid, dan kertas setelahnya. Beri setiap halaman satu tugas utama; bila dua halaman mengulang, ubah pengetahuan, kepemilikan, waktu, atau hubungan.
Periksa gambar, lettering, aksesibilitas, fakta, izin, dan pracetak secara terpisah serta catat hal yang belum tuntas. Balikan halaman mengajukan, mengubah, atau menjawab pertanyaan; tidak semuanya harus menjadi cliffhanger.
Pembuat buku komik
Simpan master editorial dalam urutan baca; imposisi mengikuti spesifikasi percetakan, jilid, dan kertas setelahnya. Letakkan masalah di tangan tokoh sebagai bukti, kerugian, atau permintaan mendesak dan tutup jalan termudah untuk mengabaikannya.
Periksa gambar, lettering, aksesibilitas, fakta, izin, dan pracetak secara terpisah serta catat hal yang belum tuntas. Balikan halaman mengajukan, mengubah, atau menjawab pertanyaan; tidak semuanya harus menjadi cliffhanger.
Kenalkan tokoh, tempat, dan benda berulang lewat rutinitas yang terlihat; akhiri dengan detail yang tidak cocok. Catat pakaian, luka, benda, cuaca, lokasi, pengetahuan, dan hubungan sebagai keadaan, bukan sekadar ingatan.
Pembuat buku komik
Periksa gambar, lettering, aksesibilitas, fakta, izin, dan pracetak secara terpisah serta catat hal yang belum tuntas. Beri setiap halaman satu tugas utama; bila dua halaman mengulang, ubah pengetahuan, kepemilikan, waktu, atau hubungan.
Kenalkan tokoh, tempat, dan benda berulang lewat rutinitas yang terlihat; akhiri dengan detail yang tidak cocok. Catat pakaian, luka, benda, cuaca, lokasi, pengetahuan, dan hubungan sebagai keadaan, bukan sekadar ingatan.
Letakkan masalah di tangan tokoh sebagai bukti, kerugian, atau permintaan mendesak dan tutup jalan termudah untuk mengabaikannya. Uji urutan baca, nilai gelap-terang, ruang balon, dan arah gerak pada thumbnail sebelum merinci gambar.
01
Kenalkan tokoh, tempat, dan benda berulang lewat rutinitas yang terlihat; akhiri dengan detail yang tidak cocok.
02
Letakkan masalah di tangan tokoh sebagai bukti, kerugian, atau permintaan mendesak dan tutup jalan termudah untuk mengabaikannya.
03
Beri setiap halaman satu tugas utama; bila dua halaman mengulang, ubah pengetahuan, kepemilikan, waktu, atau hubungan.
04
Balikan halaman mengajukan, mengubah, atau menjawab pertanyaan; tidak semuanya harus menjadi cliffhanger.
05
Catat pakaian, luka, benda, cuaca, lokasi, pengetahuan, dan hubungan sebagai keadaan, bukan sekadar ingatan.
Catat pakaian, luka, benda, cuaca, lokasi, pengetahuan, dan hubungan sebagai keadaan, bukan sekadar ingatan.
Uji urutan baca, nilai gelap-terang, ruang balon, dan arah gerak pada thumbnail sebelum merinci gambar.
Simpan master editorial dalam urutan baca; imposisi mengikuti spesifikasi percetakan, jilid, dan kertas setelahnya.
Periksa gambar, lettering, aksesibilitas, fakta, izin, dan pracetak secara terpisah serta catat hal yang belum tuntas.
Kenalkan tokoh, tempat, dan benda berulang lewat rutinitas yang terlihat; akhiri dengan detail yang tidak cocok. Catat pakaian, luka, benda, cuaca, lokasi, pengetahuan, dan hubungan sebagai keadaan, bukan sekadar ingatan.
Letakkan masalah di tangan tokoh sebagai bukti, kerugian, atau permintaan mendesak dan tutup jalan termudah untuk mengabaikannya. Uji urutan baca, nilai gelap-terang, ruang balon, dan arah gerak pada thumbnail sebelum merinci gambar.
Beri setiap halaman satu tugas utama; bila dua halaman mengulang, ubah pengetahuan, kepemilikan, waktu, atau hubungan. Simpan master editorial dalam urutan baca; imposisi mengikuti spesifikasi percetakan, jilid, dan kertas setelahnya.
Balikan halaman mengajukan, mengubah, atau menjawab pertanyaan; tidak semuanya harus menjadi cliffhanger. Periksa gambar, lettering, aksesibilitas, fakta, izin, dan pracetak secara terpisah serta catat hal yang belum tuntas.
Catat pakaian, luka, benda, cuaca, lokasi, pengetahuan, dan hubungan sebagai keadaan, bukan sekadar ingatan. Kenalkan tokoh, tempat, dan benda berulang lewat rutinitas yang terlihat; akhiri dengan detail yang tidak cocok.
Uji urutan baca, nilai gelap-terang, ruang balon, dan arah gerak pada thumbnail sebelum merinci gambar. Letakkan masalah di tangan tokoh sebagai bukti, kerugian, atau permintaan mendesak dan tutup jalan termudah untuk mengabaikannya.